detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/07/2013 11:34 WIB

4 Rusun Murah di Jakarta Rampung Tahun Depan

Mulya Nurbilkis - detikNews
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan membangun rusun murah di empat lokasi. Kadis Perumahan DKI Jakarta, Jonathan Pasodung, mengatakan proyek pembangunan rusun murah di 4 lokasi itu akan rampung pada tahun 2014.

"Diperkirakan 2014 akan selesai, karena ini adalah pembangunan multiyears (tahun jamak)," kata Jonathan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/7/2013).

Lokasi pembangunan rusun murah itu ada di Jatinegara Kaum dengan total kapasitas 220 unit, di Tambora dengan total kapasitas 549 unit, di Pulo Gebang dengan kapasitas 160 unit, dan Cipinang Besar dengan kapasitas 200 unit. Selain itu pihaknya juga akan membangun dua rusun murah di daerah KS Tubun dan Muara Angke.

Soal anggaran, dia mengatakan tiap lokasi berbeda-beda. "Itu anggarannya beda-beda. Yang dua blok di Kecamatan Tambora itu masing-masing sekitar Rp 15 miliar sampai 20 miliar," ucapnya.

Proses pembangunan akan dilakukan setelah Pansus Rusun bentukan DPRD DKI dibentuk hari ini. "Kemudian proses lelang, terus langsung pekerjaan fisik," ucapnya.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rvk/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%