detikcom
Jumat, 19/07/2013 11:34 WIB

4 Rusun Murah di Jakarta Rampung Tahun Depan

Mulya Nurbilkis - detikNews
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan membangun rusun murah di empat lokasi. Kadis Perumahan DKI Jakarta, Jonathan Pasodung, mengatakan proyek pembangunan rusun murah di 4 lokasi itu akan rampung pada tahun 2014.

"Diperkirakan 2014 akan selesai, karena ini adalah pembangunan multiyears (tahun jamak)," kata Jonathan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/7/2013).

Lokasi pembangunan rusun murah itu ada di Jatinegara Kaum dengan total kapasitas 220 unit, di Tambora dengan total kapasitas 549 unit, di Pulo Gebang dengan kapasitas 160 unit, dan Cipinang Besar dengan kapasitas 200 unit. Selain itu pihaknya juga akan membangun dua rusun murah di daerah KS Tubun dan Muara Angke.

Soal anggaran, dia mengatakan tiap lokasi berbeda-beda. "Itu anggarannya beda-beda. Yang dua blok di Kecamatan Tambora itu masing-masing sekitar Rp 15 miliar sampai 20 miliar," ucapnya.

Proses pembangunan akan dilakukan setelah Pansus Rusun bentukan DPRD DKI dibentuk hari ini. "Kemudian proses lelang, terus langsung pekerjaan fisik," ucapnya.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(rvk/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%