detikcom
Jumat, 19/07/2013 09:37 WIB

Ikhwanul Muslimin Serukan Demo Besar-besaran di Mesir Usai Salat Jumat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Kairo, - Kelompok Ikhwanul Muslimin kembali menyerukan untuk menggelar aksi demo besar-besaran di Mesir. Aksi ini bertujuan untuk mengembalikan Mohamed Morsi ke kursi kepresidenan setelah digulingkan militer Mesir pada 3 Juli lalu.

Seperti dilansir Al-Jazeera, Jumat (19/7/2013), kelompok Ikhwanul dan aliansinya menyerukan aksi demo nasional usai salat Jumat hari ini. Diperkirakan, jutaan orang akan ikut serta dalam aksi massal ini.

Aksi-aksi demo ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa para pendukung Morsi tidak siap untuk menerima pemerintahan interim Mesir yang didukung militer.

"Untuk semua pria dan wanita Mesir yang bebas: keluarlah untuk melawan kudeta militer berdarah ini," demikian seruan yang disampaikan kelompok Ikhwanul dan aliansinya.

Seorang pejabat Ikhwanul, Gehad el-Haddad mengatakan, organisasi tersebut tak akan menyerah atas tuntutannya agar Morsi kembali menjabat sebagai presiden.

Sementara itu, militer Mesir mengeluarkan peringatan keras bagi siapa saja yang berniat menimbulkan kekacauan di negeri itu. "Siapapun yang menempuh jalan kekerasan dan melenceng dari perdamaian dalam aksi-aksi demo Jumat ini, berarti akan membuat dirinya dalam bahaya," demikian peringatan militer Mesir.

Presiden interim Adly Mansour pun menegaskan, dirinya akan melindungi negara dari mereka yang mencoba menimbulkan kekacauan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ita/ita)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close