Detik.com News
Detik.com
Kamis, 18/07/2013 18:44 WIB

FPI vs Warga di Kendal, Saksi: Bentrok Terjadi 3 Kali

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
FPI vs Warga di Kendal, Saksi: Bentrok Terjadi 3 Kali
Jakarta - Warga dan FPI bentrok di Sukorejo Kendal. Tak hanya sekali, bentrok terjadi 3 kali. Massa FPI kocar-kacir.

Saksi mata Syukron mengatakan bentrokan berawal di lokalisasi sekitar pukul 11.30 WIB. Kemudian sebagian massa FPI mundur. Mereka meninggalkan lokasi dengan menggunakan mobil.

Rupanya, massa FPI tak menghentikan aksi sweepingnya. Mereka menyisir terminal dan pasar yang berjarak sekitar 1 km dari lokalisasi. "Di tempat itu, mereka juga bentrok dengan warga," kata Syukron yang berasal dari Patean Kendal ini ketika dihubungi detikcom sekitar pukul 18.10 WIB, Kamis (18/7/2013).

Massa FPI bergerak lagi. Tak jauh dari terminal salah satu mobil rombongan FPI menabrak sepeda motor warga hingga terseret. Warga yang mengetahui tambah marah. Mereka mengejar iring-iringan FPI. Mobil penabrak warga berhasil dicegat dan dibakar.

"Jadi yang membuat warga tambah marah itu karena mobil mereka nabrak motor itu," kata Syukron yang berada di tengah-tengah massa saat bentrok terjadi.

Sebagian massa FPI yang tertinggal akhirnya menyelamatkan diri ke masjid. Sedangkan sisanya kabur tak ketahuan arahnya. Saat ini, polisi dan TNI berhasil mengamankan lokasi. Meski demikian situasi masih mencekam, karena banyak warga yang masih berada di jalanan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%