detikcom
Kamis, 18/07/2013 10:46 WIB

Api di Pasar Babadan Semarang Padam, Petugas Pemadam Tetap Siaga

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Setelah lebih dari 12 jam, kebakaran di Pasar Babadan Ungaran, Kabupaten Semarang masih menyisakan asap yang cukup tebal. Mobil pemadam kebakaran terlihat bolak-balik di lokasi dan terus menyemprotkan air.

Petugas pemadam kebakaran, Ripto mengatakan asap dan hawa panas masih terjadi di lantai dua bangunan depan dan bagian tengah pasar yang sudah ludes terbakar.

"Di bagian atas sama tengah. Masih ada asap, kami melakukan langkah antisipasi," kata Ripto di pasar Babadan, Jl Jenderal Sudirman, Kabupaten Semarang, Kamis (18/7/2013).

Menurutnya, kondisi sudah cukup aman karena tidak terlihat ada api yang berkobar. Meski demikian pihaknya akan tetap melakukan antisipasi dengan menyemprotkan air sampai asap menghilang.

"Khawatirnya kalau kering bisa terbakar lagi, apalagi anginnya kencang. Tapi sekarang ini sudah aman," tandasnya.

Meski di bagian tengah pasar masih dipenuhi asap, sejumlah pedagang yang kiosnya terbakar mulai mengais barang-barang yang bisa diselamatkan. Sementara itu, aparat keamanan dari TNI membantu pedagang yang mengevakuasi barang dari puing-puing kios.

"Mungkin kita bakal di sini sampai sore," tutup Ripto.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 hari Rabu (18/7/2013) kemarin. Menurut para pedagang, api berasal dari tengah pasar dekat dengan kios pakaian. Belum diketahui jumlah kerugian, namun sebagian besar dari 700 kios dan lapak yang ada di pasar Babadan ludes terbakar.

(alg/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%