detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 08:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 18/07/2013 10:46 WIB

Api di Pasar Babadan Semarang Padam, Petugas Pemadam Tetap Siaga

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Setelah lebih dari 12 jam, kebakaran di Pasar Babadan Ungaran, Kabupaten Semarang masih menyisakan asap yang cukup tebal. Mobil pemadam kebakaran terlihat bolak-balik di lokasi dan terus menyemprotkan air.

Petugas pemadam kebakaran, Ripto mengatakan asap dan hawa panas masih terjadi di lantai dua bangunan depan dan bagian tengah pasar yang sudah ludes terbakar.

"Di bagian atas sama tengah. Masih ada asap, kami melakukan langkah antisipasi," kata Ripto di pasar Babadan, Jl Jenderal Sudirman, Kabupaten Semarang, Kamis (18/7/2013).

Menurutnya, kondisi sudah cukup aman karena tidak terlihat ada api yang berkobar. Meski demikian pihaknya akan tetap melakukan antisipasi dengan menyemprotkan air sampai asap menghilang.

"Khawatirnya kalau kering bisa terbakar lagi, apalagi anginnya kencang. Tapi sekarang ini sudah aman," tandasnya.

Meski di bagian tengah pasar masih dipenuhi asap, sejumlah pedagang yang kiosnya terbakar mulai mengais barang-barang yang bisa diselamatkan. Sementara itu, aparat keamanan dari TNI membantu pedagang yang mengevakuasi barang dari puing-puing kios.

"Mungkin kita bakal di sini sampai sore," tutup Ripto.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 hari Rabu (18/7/2013) kemarin. Menurut para pedagang, api berasal dari tengah pasar dekat dengan kios pakaian. Belum diketahui jumlah kerugian, namun sebagian besar dari 700 kios dan lapak yang ada di pasar Babadan ludes terbakar.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(alg/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%