detikcom
Kamis, 18/07/2013 05:32 WIB

5 Pengakuan Mengejutkan Istri Cantik Gembong Narkoba Freddy Budiman

Ahmad Toriq - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 3 dari 6 Next »
Kenal Freddy Budiman di Penjara

Anggita Sari pertama kali kenal Freddy di penjara. Dari penjara kemudian kisah cinta keduanya berlanjut hingga ke pelaminan.

"Saya pertama kali bertemu mas Freddy itu di LP Salemba. Waktu itu saya menemani teman saya yang mau menjenguk mas Freddy di dalam penjara," ujar Anggita saat berbincang dengan detikcom, Selasa (16/7/2013) malam.

Menurut Anggita, sejak itu dirinya mulai sering berkomunikasi dengan Freddy dan mengunjunginya. Baginya, Freddy merupakan sosok orang baik hati dan lemah lembut.

"Mas Freddy itu gak sekuat kelihatannya. Dia walaupun terlihat santai namun dia manusia juga yang ingin merasakan udara bebas. Yang bikin saya nangis kemarin itu karena saya tahu sifat asli dia, dia nggak sekeras dan nggak sekuat itu," ujar Anggita.

Selama dekat dengan Freddy, Anggita mengaku sering memberikan masukan kepada lelaki yang dia cintai itu. Selain itu, sebelum putusan hukuman mati dijatuhkan, mereka sudah berencana untuk mengakhiri masa lajangnya bersama Freddy.

"Hubungan keluarga saya dengan mas Freddy sudah deket. Dan akhirnya kami berencana akan nikah siri habis lebaran ini. Namun, dengan adanya putusan ini saya tidak tahu apakah rencana itu akan tetap dilanjutkan apa tidak," ujarnya.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
27%
Kontra
73%