Kamis, 18/07/2013 05:32 WIB

5 Pengakuan Mengejutkan Istri Cantik Gembong Narkoba Freddy Budiman

Ahmad Toriq - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 6 Next »
Model Majalah Pria Dewasa

Kekasih gembong narkoba Freddy Budiman yang telah divonis mati, Anggita Sari (21) ternyata seorang foto model majalah pria dewasa. Dirinya sudah dua tahun menekuni pekerjaannya sebagai seorang model di majalah dewasa.

"Saya jadi model di majalah dewasa sejak tahun 2011. Saya juga temannya Vitalia Sesha," ujar Anggita saat berbincang dengan detikcom, Selasa (16/7/2013) malam. Vita merupakan teman dekan Ahmad Fathonah, terdakwa KPK kasus suap impor.

Anggita mengatakan, walau sibuk menjadi seorang foto model, dirinya tidak melupakan pendidikannya. Wanita yang dekat dengan Freddy ini ternyata masih menjadi mahasiswi di salah satu universitas terkenal di Jakarta Selatan.

"Saya kuliah mengambil jurusan Marketing Komunikasi," ujar Anggita.

Bicara soal seksi, pemilik tinggi 165 cm dan berat 47 kg itu memang tak perlu diragukan lagi. Sebagai foto model, sudah barang tentu ia memiliki paras cantik dan bentuk tubuh yang proporsional. Selain itu dirinya juga memiliki pergaulan yang luas dan dekat dengan para model lainnya.

"Saya kan barengan masuk modelnya sama Vitalia Sesa. Saya juga kenal sama Novi Amilia," ujarnya. Novi saat ini duduk di kursi pesakitan karena kasus kecelakaan lalu-lintas yang dipicu menggunakan narkoba.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%