detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 17/07/2013 14:50 WIB

Banyak Masalah, Pemkot Sosialisasi Program Bansos

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Bantuan sosial atau dana hibah banyak menimbulkan permasalahan. Sebagai pemberi bantuan, Pemkot Bandung pun mengakui banyak persoalan yang muncul dari bantuan tersebut. Maka itu Pemkot menggelar Sosialisasi Program Anti Korupsi dan Tata Cara Pertanggungjawaban kepada penerima Hibah dan Bansos.

Acara tersebut digelar di Ruang Serba Guna Bermartabat Balai Kota, Jalan Wastukancana No 2 Bandung, Rabu (17/7/2013).

Plt Sekda Yossi Irianto mengatakan, dengan dilakukan sosialisi diharapkan para penerima dana hibah atau pun bantuan sosial baik perseorangan maupun lembaga, dapat memahami tata cara pertanggungjawabannya.

"Banyak penerima bantuan tersebut yang tidak faham mengenai tata cara pertanggungjawabannya, sehingga perlu diberikan bekal pemahaman mengenai hal itu, agar persoalan administrasi yang timbul beberapa waktu lalu tidak terulang lagi," jelasnya.

Yossi menambahkan, pada tahun 2012 memang ada temuan. Sekitar 20-30 persen penerima hibah dan bansos tidak paham dalam pertanggungjawaban.

"Jadi suratnya ada, hanya bingung cara membuat laporan seperti apa," ungkapnya.

Menurut Yossi, tahun 2013 ini jumlah bantuan yang digulirkan oleh Pemkot Bandung sekitar 380 M, sementara yang hadir pada acara sosialisai tersebut lebih dari 300 penerima.

"Saya sangat mengapresiasi dan respek terhadap para penerima yang hadir dan mengikuti sosialisasi hari ini, hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab mereka," ujarnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(avi/tya)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%