detikcom
Rabu, 17/07/2013 14:09 WIB

Ini Jadwal Mudik dan Balik Gratis Angkut Motor dengan Kereta

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 3
(Foto: dok detikcom)
Jakarta - Kemenhub juga mengadakan mudik gratis dengan mengangkut sepeda motor dengan kereta, sementara pemotornya diimbau naik moda lain. Ini jadwal pendaftaran dan teknis pelaksanannya.

Jadwal ini dirilis oleh Ditjen Perkeretaapian Kemenhub yang menyelenggarakan mudik gratis mengangkut sepeda motor dengan kereta ini pada Rabu (17/7/2013). Kuota disediakan 2.400 motor untuk mudik dan 2.400 motor untuk arus balik.

Pendaftaran

Kantor Kemenerian Perhubungan Jl. Merdeka Barat no 8 Jakarta Pusat, Gedung Cipta lantai dasar 17 Juli - 2 Agustus 2013 pukul 08.30 WIB - 15.00 WIB.

Syarat Pendaftaran

Mudik gratis sepeda motor dengan kereta api dipersyaratkan bagi keluarga yang memiliki tiket keberangkatan mudik dan tiket kepulangan balik yang sama yang tertera pada tiket.

Fotokopi KTP, STNK, mengisi formulir nama dan stasiun yang dituju. Kemudian pengguna jasa mudik sepeda motor gratis pada saat pengambilan motor di stasiun tujuan diminta untuk menunjukkan bukti administrasi tersebut.Next

Halaman 1 2 3

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%