Rabu, 17/07/2013 12:52 WIB

Jadi Istri Gembong Narkoba, Model Cantik Anggita Diberi Sejumlah Aset

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Model cantik Anggita Sari (21) memilih untuk menjadi pendamping hidup Freddy Budiman, meski terpidana kasus narkoba itu masih mendekam di penjara dan kini divonis mati. Anggita mengaku diberi sejumlah aset oleh Freddy.

"Ya Mas Freddy ngasih aset-aset untuk saya," kata Anggita dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (16/7/2013).

Namun Anggita tidak mau menjelaskan lebih rinci mengenai aset-aset yang diberikan oleh suami sirinya itu. "Kalau aset nggak etislah saya bicarakan satu-satu," kata Anggita.

Perempuan berusia 21 tahun itu menikah secara siri dengan Freddy pada Maret silam. Dia tahu risiko menikah dengan seorang narapidana.

"Ya tapi Mas Freddy itu orangnya baik sekali. Sebagai istri dia, saya merasa sangat berat dengan vonis yang terakhir," kata Anggita.

Nama Anggita mulai ramai dibincangkan kembali setelah dirinya hadir dalam persidangan gembong narkoba Freddy Budiman yang miliki ekstasi sebanyak 1,4 juta butir di PN Jakarta Barat, Senin (15/7/2013). Dalam persidangan tersebut, Freddy mendapatkan vonis mati. Saat itu Anggrita mengaku sebagai istrinya Freddy dan ingin terdakwa hukumannya diringankan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%