Rabu, 17/07/2013 12:07 WIB

Istri Gembong Narkoba: Karena Mas Freddy, Jhon Weku Nggak Berani Macam-macam

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Anggita Sari (21), istri siri gembong 1,4 juta ekstasi Freddy Budiman, pernah menjadi korban perampok PSK high class, Jimmi Muliku alias Jhon Weku alias Vernando alias Nando. Menurut Anggita, Jhon tidak berani macam-macam kepadanya karena melihat foto Freddy.

"Dia kan ngambil BB (Blackberry) saya, dia lihat foto saya dengan Mas Freddy. Sepertinya dia takut karena melihat foto Mas Freddy," kata Anggita dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (17/7/2013).

Anggita memiliki analisis tersendiri mengenai sosok Freddy dan hubungannya Jhon Weku. Freddy yang pernah ditahan di rutan Mabes Polri, rutan di Surabaya, rutan Salemba dan lapas Cipinang itu cukup dikenal.

"Kalau nggak salah Jhon Weku itu pernah ditahan juga, jadi dia tahulah siapa Mas Freddy," ujar model majalah dewasa tersebut.

Penyekapan itu terjadi pada Mei 2013. Saat itu teman Anggita, seorang perempuan, dari Bandung datang ke Jakarta dan menginap di Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sang teman lantas meminta Anggita datang karena mengaku tengah mendapat masalah. "Ternyata teman saya sudah disekap oleh Jhon Weku. Saya akhirnya disekap juga," kata Anggita.

Anggita yang berada dalam kondisi terikat tidak bisa berbuat apa-apa ketika John Weku mengambil tas, dompet dan handphone miliknya. Namun dia memastikan John Weku tidak sempat macam-macam."Saya bersyukur hanya kehilangan materi. Kalau materi bisa dicarilah. Yang penting dia tidak macam-macam dengan saya," kata Anggita.

Jhon Weku (31) dibekuk penyidik tindak kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya pekan lalu. Jhon, pria yang lahir di Gorontalo dan besar di Manado, Sulut, merampok belasan wanita panggilan high class dan sosialita.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%