Rabu, 17/07/2013 00:34 WIB

Pelaku Penembakan Tentara di Cilodong 2 Orang, 1 Tertangkap

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Pelaku penembakan Prada Situmorang di Cilodong berjumlah dua orang. Satu tersangka yang menembak tentara telah ditangkap polisi.

"Tersangka lari ke tanah kosong di Dwikora, Depok. Terus ditelusuri lalu tertangkap," kata Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Supriyadi saat dihubungi detikcom, Rabu (17/7/2013).

Supriyadi mengatakan pelaku yang tertangkap berinsial MS. MS adalah yang membawa senjata api dan menembak Prada Situmorang.

MS tertangkap pukul 22.00 WIB. Dia sempat melakukan perlawanan.

"Sempat terjadi pergumulan dengan anggota saat penangkapan. Saat ini pelaku dirawat di RS Sentra Medika Cimanggis," papar Supriyadi.

Penembakan itu terjadi di Jl Raya Jakarta Bogor, Cilodong, Depok, Selasa (16/7/2013) pukul 18.30 WIB. Anggota Mako Divisi Kostrad TNI Cilodong itu ditembak di bahu kiri dan kaki kanan. Kini ia dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%