detikcom
Selasa, 16/07/2013 15:13 WIB

Ahok Sindir PKL Tanah Abang yang Nakal: Kalau Mau Enak Dagang di HI

Dhani Irawan - detikNews
Jakarta - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjajakan dagangan di trotoar dan badan jalan di kawasan Tanah Abang enggan untuk direlokasi. Mereka berdalih dagangan mereka tak laku jika berdagang di Blok G, Tanah Abang. Wagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun memberikan sindiran.

"Ya kalau mau nyaman dagang di depan Monas lebih bagus, depan Istana, di Thamrin," sindir Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2013).

"Kalau mau dagang paling enak tuh di bundaran HI. Usul sama orang PKL sana. Di bundaran HI paling top dagang di sana," sambungnya sambil tersenyum.

Menurut Ahok, PKL memang ingin berjualan di tempat yang dekat dengan pejalan kaki. Tapi jika menempati trotoar bahkan badan jalan, hal ini sudah melanggar UU.

"Orang boleh masuk ke Jakarta, bebas aja. Mau dagang di Jakarta bebas aja, tapi tidak boleh dudukin jalan raya, itu melanggar Undang-undang, melanggar Perda," ujar mantan Bupati Belitong Timur tersebut.

"Ya kita musti tertibkan, apapun risikonya," imbuh Ahok lagi.

Pada Senin (15/7/2013), lalu sekitar seratus pedagang Blok B Tanah Abang melakukan demo. Mereka protes dipindahkan ke Blok G karena sepi pembeli dan gedungnya tidak layak.

Jokowi berniat memindahkan para PKL liar itu ke Blok G untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Blok G saat ini sedang diperbaiki karena kondisinya kurang terawat.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(dni/mad)




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%