detikcom

Senin, 15/07/2013 16:37 WIB

Freddy Budiman Pemilik 1 Juta Ekstasi Divonis Mati

Septiana Ledysia - detikNews
Freddy di persidangan (Foto: Septiana/detikcom)
Jakarta - Freddy Budiman terdakwa kasus kepemilikan 1.412.476 butir ekstasi di dalam kontainer divonis hukuman mati. Budi yang juga seorang tahanan LP Cipinang ini terbukti bersalah melanggar UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ini majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Freddy Budiman alias Budi dengan pidana mati dan membayar denda sebesar Rp 10 M," ujar Ketua majelis hakim, Aswandi dalam persidangan di PN Jakarta Barat, Senin (15/7/2013).

Aswandi mengatakan, terdakwa dikenakan pidana tambahan karena mengontrol kiriman dari dalam penjara. "Pidana tambahan, mencabut hak mempergunakan alat-alat komunikasi setelah putusan ini diucapkan," kata Haswandi.

Setelah dibacakan putusan terdakwa dan pengacara mengaku akan mempertimbangkan dulu putusan tersebut. Setelah itu laki-laki berperawakan gemuk itu hanya menyalami anggota majelis hakim dan JPU. Ia hanya melambai sebentar ke awak media, sebelum bergegas keluar meninggalkan ruang sidang.

Diberitakan pada 8 Mei 2012 lalu, Badan Narkotika Nasional meringkus sebuah mobil kontainer pengangkut ekstasi di pintu keluar tol Kamal, Cengkareng, Jakarta Barat. Jutaan pil ekstasi tersebut diimpor langsung dari Shenzen, China.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(spt/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
62%
Kontra
38%