detikcom
Senin, 15/07/2013 14:24 WIB

Ketua DPR Sesalkan Insiden Tinju Maut di Nabire

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Ketua DPR RI Marzuki Alie menyesalkan tragedi pertandingan tinju Nabire, Papua, yang memakan sejumlah korban jiwa. Marzuki menyatakan kerusuhan tersebut disebabkan oleh suporter yang beringas.

"Itu karena sikap pendukung suporter. Mereka harusnya memahami nilai-nilai ksatria dalam olah raga. Bahwa menang kalah adalah keniscayaan," kata Marzuki di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Sudah seharusnya ajang olah raga dilaksanakan dengan penuh sportivitas. Masalah menang dan kalah dalam pertandingan sebaiknya diterima dengan lapang dada.

"Saya prihatin bahwa olah raga yang menegakkan sportivitas justru diselesaikan dengan cara-cara yang tak baik. Inilah persoalan yang kita hadapi," sesal Marzuki.

Politisi Demokrat mendorong pihak panitia berani bertanggung jawab atas kerusuhan berdarah itu.

"Penyelenggara (yang seharusnya bertanggung jawab). Ini pertama kali pertandingan olah raga menyebabkan korban tewas yang begitu banyak," ujarnya.

Peristiwa berdarah ini terjadi di akhir pertandingan tinju di GOR Kotalama, Nabire, Papua, Minggu (14/7) kemarin malam. Diduga pendukung petinju yang kalah tidak terima.

Petinju Alpius Rumkoren menang atas Yulianus Pigome dengan kemenangan angka. Nah, saat penyerahan piala kepada Alpius, massa yang diduga pendukung Yulianus mengamuk, menyerbu ke arah pendukung Alpius, dan melempar kursi.

Penonton lain yang panik berebutan keluar dari GOR. Terdapat 18 orang, 11 di antaranya wanita, yang tewas akibat terinjak-injak. Selain itu, terdapat 39 orang yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RSU Nabire.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
30%
Kontra
70%