Senin, 15/07/2013 13:44 WIB

PDIP Terbelah Soal Peluang Pencapresan Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon menyebut Jokowi belum matang dan tak akan dicapreskan di 2014. Sikap Effendi ternyata belum sikap final PDIP, masih ada internal PDIP yang melihat ada peluang Jokowi nyapres di 2014.

"Saya rasa Pilpres 2014 masih jauh. Jadi kita belum membicarakan siapa. Saya kira capres itu kewenangan Ibu Mega, bisa saja Ibu Mega nyapres, bisa juga Jokowi ditunjuk Ibu Mega," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait, kepada detikcom, Senin (15/7/2013).

Maruarar tak memungkiri elektabilitas Jokowi kian bersinar. Bersamaan dengan itu raihan PDIP di sejumlah survei politik juga menunjukkan peningkatan.

"Ya memang dari berbagai survei kan memang apresiasi publik baik elektabilitas maupun alasan yang dekat dengan rakyat, tegas, jujur, memang paling tinggi kan Jokowi," kata Maruarar.

"Memang yang cukup tinggi Jokowi, Mbak Mega, dan Pak JK. Artinya itu adalah sikap yang diapresiasi publik sebagai pemimpin bangsa," lanjutnya.

Dia sendiri bersyukur nama Jokowi dan Mega konsisten memuncaki survei capres. Menurutnya itu tanda baik untuk PDIP menjelang Pemilu 2014.

"Jadi memang kita bersyukur survei Mas Jokowi diapresiasi di publik sangat baik. Memang seiring survei PDIP menjadi partai yang paling banyak dipilih oleh publik dengan berbagai alasan," terang Maruarar.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(van/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close