Detik.com News
Detik.com
Minggu, 14/07/2013 22:12 WIB

Ini Penampakan Pelaku Penembakan di Apartemen Mediterania

E Mei Amelia R - detikNews
Ini Penampakan Pelaku Penembakan di Apartemen Mediterania
Jakarta - Polisi telah mengidentifikasi pelaku penembakan terhadap 2 Warga Negara Asing (WNA) di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu malam lalu. Dari rekaman CCTV apartemen, pelaku diperkirakan berjumlah 7 orang.

Berdasarkan gambar yang diperoleh detikcom, salah satu pelaku tiba di apartemen pada Sabtu (13/7/2013) pukul 17.32 WIB. Kedatangan pelaku ke lokasi itu terekam CCTV di lobi dan lift apartemen.

Seorang pelaku berjaket kulit warna coklat tampak mengapitkan dua lengannya. Langkah pria ke dalam lift itu diikut oleh 3 pelaku lainnya.

Sementara itu, dua korban tiba di apartemen sekitar pukul 22.00 WIB. Kedua korban yang tiba di lokasi ini dijemput oleh pelaku yang sudah datang lebih dahulu.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 13 Juli 2013 pukul 22.00 WIB di lantai 15E Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Dua orang yang terkena tembakan itu adalah Muhammad Bah, warga negara Sierra Leone dan Adelusi Oludare dari Nigeria. Muhammad menderita luka tembak di lengan kanan dan Adelusi menderita luka tembak di lengan dan kaki.

Polisi telah memeriksa 18 saksi terkait kasus tersebut. Sementara barang bukti seperti proyektil, selongsong, 2 unit handphone, rekaman CCTV dan print out parkir telah disita polisi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mei/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%