detikcom
Kamis, 11/07/2013 20:36 WIB

LP Klas I Tanjung Gusta Rusuh, Petugas LP: Napi Demo Minta Air Dinyalakan

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas I Tanjung Gusta, Medan hangus terbakar. Diduga penyebabnya karena sejumlah narapidana (napi) mengamuk minta listrik dan air dinyalakan.

"Pemicunya masalah air padam, listrik juga padam. Napi minta air dinyalakan dan kemudian berdemo. Seterusnya itu sudah terbakar sore tadi," kata salah seorang petugas LP, E Manurung, kepada detikcom, Kamis (11/7/2013).

LP tersebut menampung sekitar 2.000an napi. Akibat kerusuhan tersebut, bagian kantor LP hangus terbakar. Saat terjadi kebakaran, dikabarkan lebih dari seratus napi kabur dari ruang tahanan.

Wamenkum HAM Denny Indrayana membenarkan pemicu kerusuhan adalah masalah pemadaman listrik. Listrik yang padam itu berimbas pada supply air di Lapas. Pihak Lapas telah berupaya menghidupkan genset untuk menambah supply listrik namun tidak cukup.

"Kami sudah berusaha untuk menghidupkan genset yang ada, tapi mungkin tidak mencukupi," ungkapnya.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
62%
Kontra
38%