detikcom
Rabu, 10/07/2013 20:54 WIB

Buku Pelajaran SD Bernuansa Porno, Disdik Bogor Panggil Penerbit

Farhan - detikNews
Bogor - Sebuah buku Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa Kelas VI SD (Sekolah Dasar), yang di dalamnya terdapat sebuah cerita berbau porno, beredar di Kota Bogor. Dalam buku tersebut, yakni pada halaman 56-60 terdapat sebuah cerita dengan judul "Anak Gembala dan Induk Serigala".

Namun anehnya, cerita tersebut justru malah mengisahkan tentang seorang pria yang masuk ke sebuah warung remang-remang. Sang pria dikisahkan melakukan perbuatan mesumperempuan di dalam warung remang-remang.

Buku yang dijual bebas di sebuah toko di kawasan Kota Bogor tersebut merupakan buku yang diterbitkan oleh CV Graphia Buana. Buku tersebut, juga bukan merupakan buku yang termasuk dalam kurikulum pendidikan Kota Bogor.

"Kita akan segera panggil penerbitnya untuk lakukan klarifikasi," Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fetty Qadariyah, yang ditemui, Rabu (10/07/2013).

Fetty sendiri mengakui kalau bacaan di halaman 56-60 dalam buku tersebut sangat tidak pantas untuk kalangan siswa SD. "Saya juga kaget membacanya. Kita sudah telusuri, dan katanya cerita dalam buku tersebut disadur dari sebuah blog dan terlewati oleh tim penyunting penerbit. Kami akan selidiki ini," tegasnya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close