Detik.com News
Detik.com

Rabu, 10/07/2013 18:53 WIB

Petasan Kembali Membawa Korban

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Ramadan baru saja mulai, korban akibat petasan sudah muncul. Seorang bocah harus dirawat di RSU dr. Soetomo setelah jari tangannya terluka akibat bermain petasan.

"Datang sekitar pukul 16.00 WIB," kata dr. Urip Murtedjo SpBKL saat dihubungi detikcom, Rabu (10/7/2013).

Kepala IRD RSU dr. Soetomo itu mengatakan, bocah asal Pandaan, Pasuruan tersebut berinisial M. Bocah 12 tahun itu, kata Urip, mengalami luka akibat ledakan petasan di jari tangan kanannya khususnya di tiga jarinya.

"Jarinya membiru kehitaman akibat ledakan petasan," lanjut Urip.

Untuk menangani luka itu, diperlukan perawatan dan operasi kecil. Urip menerangkan, operasi harus dilakukan dengan teliti untuk menghilangkan serbuk petasan yang kemungkinan besar masuk ke kulit.

"Jarinya bakal gupil (cacat). Kalau mau masuk polisi atau tentara, dia sudah tak bisa," terang Urip.

Urip sendiri sangat menyesalkan adanya pasien akibat petasan. Urip sangat ingin tidak menangani korban petasan saat bulan Ramadan. Namun kenyataan itu sulit. Pada tahun kemarin saja ada 11 korban petasan yang dibawa ke RSU dr. Soetomo.

"Semoga tidak bertambah," tandas Urip.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iwd/iwd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%
MustRead close