Rabu, 10/07/2013 14:40 WIB

Polisi Sita 7,2 Kg Sabu Jenis Blue Ice

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkotika, Bareskrim Mabes Polri berhasil menyita sabu kualitas terbaik jenis 'Blue Ice' seberat 7,29 Kg. Sabu ini diedarkan oleh lima orang pelaku tiga diantaranya mengatur dibalik penjara.

"Barbuk yang berhasil disita dengan bruto 7,29 Kg, mereka berhasil ditangkap berkat operasi gabungan tadi malam. Ini jenis sabunya Blue Ice jadi dia berbeda dengan sabu jenis lain," ujar Direktur IV Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigjen Arman Depari di Bareskrim, Dir IV, Jl Mt Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (10/9/2013).

Selain lima orang yang ditangkap, polisi juga menyita barang bukti sebuah laptop, kotak dan narkotika sabu sebanyak lima bungkus. Dari 5 pelaku Dua diantaranya merupakan warga negara Indonesia yaitu He Jia Chen, dan Imun Mutaqin. sementara 3 lainnya berasal dari Malaysia, Cina dan Iran.

Pelaku asal Malaysia yang bernama Kim Ping rupanya sudah ditetapkan vonis mati dan kini mendekam di LP Lampung. Sedangkan Weng Chen asal Cina dan Majid Hosseini Sabzevari asal Iran merupakan tahanan dengan kasus kepmilikan 600 gram sabu pada kasus sebelumnya.

Arman mengatakan Majid Hosseini Sabzevari merupakan pengendali sedangkan sisanya adalah kurir. "Pada penangkapan yang terakhir bisa ketahuan melalui dokumen intelijen, mereka terungkap di Bandara Soekarno Hata dan baru mau dipasarkan di Jakarta," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(edo/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%