detikcom
Rabu, 10/07/2013 13:57 WIB

2 KA Ekonomi Krakatau Rute Merak-Madiun Siap Layani Mudik Lebaran

Rivki - detikNews
ilustrasi (dok detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan menambah dua kereta api kelas ekonomi AC untuk antisipasi mudik lebaran tahun 2013. Kereta bernama KA Krakatau itu akan melayani penumpang rute Merak-Madiun dan sebaliknya.

Dalam siaran pers Dirjen Perkeretapian Kemenhub yang diterima detikcom, Rabu (10/7/2013), masing-masing rangkaian KA Krakatau yang akan diresmikan tersebut terdiri dari 10 unit kereta (gerbong dalam bahasa umum) ekonomi AC dan 1 kereta makan. 1 rangkaian KA Krakatau berkapasitas 768 tempat duduk.

Dari 10 gerbong penumpang, 8 gerbong untuk penumpang biasa dan 2 gerbong lainnya untuk penumpang penyandang cacat. Adapun kapasitas 2 gerbong penyandang berjumlah 128 tempat duduk. Dua gerbong untuk penyandang cacat itu diciptakan untuk memudahkan akses bagi penyandang ketunaan dan lansia, termasuk fasilitas toilet untuk kaum difabel.

Dua rangkaian kereta api ekonomi yang akan diserahkan ke PT KAI tersebut merupakan bagian dari pengadaan 50 kereta ekonomi AC. Pada massa angkutan lebaran tahun 2012 lalu yaitu PT KAI juga mendapatkan KA Menoreh yang melayani lintas Stasiun Pasar Senen - Semarang dan 2 rangkaian KA Majapahit I dan Majapahit II melayani lintas Pasar Senen - Malang.

Pembiayaan pengadaannya 50 kereta ekonomi AC bersumber dari dana APBN Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebesar Rp 174 miliar.

(rvk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%