Rabu, 10/07/2013 09:53 WIB

Perampok Cewek Panggilan High Class, John Weku di Mata Keluarga di Manado

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Jimmy Muliku alias Jhon Weku (33) (sebelumnya John Weko-red) memang berasal dari keluarga berada di Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Gorontalo. Dia dilahirkan dari keluarga yang religius karena kakek, ayah dan ibunya seorang Gembala (Pendeta).

Nama Jhon Weku sendiri diambil dari nama ayah dan marga ibunya, Jhon Derek Muliku serta Marce Wiku. Karena dari keluarga terpandang, sekolahnya pun berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Jimmy Muliku lulus dari sekolah dasar (SD) di Popayato dan meneruskan sekolahnya di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng Minahasa Sulut.

"Tahun 1994, dia (Jimmy) pindah kesini dan menamatkan sekolahnya di SMP Warembungan, lalu masuk SMA di Malang, Jawa Timur," ujar Deytje Muliku (52), tantenya kepada detikcom, Selasa (9/7/2013) malam.

Namun, tidak sempat menamatkan SMA-nya, Jimmy kembali dan masuk ke Sekolah Alkitab Tentena Kabupaten Posso, Sulawesi Tengah. "Kami tidak tahu kalau dia sempat lulus atau tidak di sana?" lanjut Deytje.

Menurut Deytje, mereka sekeluarga tidak terkejut mendengar Jimmy Muliku ditangkap polisi, karena sejak kedatangannya ke Manado di tahun 2011 silam, dianggap merusak nama besar keluarga karena sering melakukan penipuan dan penggelapan.

Jhon Weku beberapa kali ditangkap polisi di Manado. Kasusnya tak jauh dari penggelapan barang sampai penipuan. Keluarga sudah angkat tangan pada Jhon. Keluarga juga meminta agar Jhon dihukum berat.

Jhon Weku ditangkap polisi akhir pekan lalu. Dia diketahui melakukan aksi perampokan pada wanita panggilan high class. Belasan wanita dia rampas harta bendanya. Para wanita itu dia ajak kencan, setelah dipakai kemudian dirampok hartanya. Jhon kini ditahan di Mapolda Metro Jaya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(try/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%