detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 10/07/2013 09:53 WIB

Perampok Cewek Panggilan High Class, John Weku di Mata Keluarga di Manado

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Jimmy Muliku alias Jhon Weku (33) (sebelumnya John Weko-red) memang berasal dari keluarga berada di Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Gorontalo. Dia dilahirkan dari keluarga yang religius karena kakek, ayah dan ibunya seorang Gembala (Pendeta).

Nama Jhon Weku sendiri diambil dari nama ayah dan marga ibunya, Jhon Derek Muliku serta Marce Wiku. Karena dari keluarga terpandang, sekolahnya pun berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Jimmy Muliku lulus dari sekolah dasar (SD) di Popayato dan meneruskan sekolahnya di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng Minahasa Sulut.

"Tahun 1994, dia (Jimmy) pindah kesini dan menamatkan sekolahnya di SMP Warembungan, lalu masuk SMA di Malang, Jawa Timur," ujar Deytje Muliku (52), tantenya kepada detikcom, Selasa (9/7/2013) malam.

Namun, tidak sempat menamatkan SMA-nya, Jimmy kembali dan masuk ke Sekolah Alkitab Tentena Kabupaten Posso, Sulawesi Tengah. "Kami tidak tahu kalau dia sempat lulus atau tidak di sana?" lanjut Deytje.

Menurut Deytje, mereka sekeluarga tidak terkejut mendengar Jimmy Muliku ditangkap polisi, karena sejak kedatangannya ke Manado di tahun 2011 silam, dianggap merusak nama besar keluarga karena sering melakukan penipuan dan penggelapan.

Jhon Weku beberapa kali ditangkap polisi di Manado. Kasusnya tak jauh dari penggelapan barang sampai penipuan. Keluarga sudah angkat tangan pada Jhon. Keluarga juga meminta agar Jhon dihukum berat.

Jhon Weku ditangkap polisi akhir pekan lalu. Dia diketahui melakukan aksi perampokan pada wanita panggilan high class. Belasan wanita dia rampas harta bendanya. Para wanita itu dia ajak kencan, setelah dipakai kemudian dirampok hartanya. Jhon kini ditahan di Mapolda Metro Jaya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%