detikcom
Selasa, 09/07/2013 18:10 WIB

Ini Pengakuan Wanita Model Korban John Weku: Saya Rugi Luar Dalam

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Sebut saja namanya Sis. Wanita yang bekerja sebagai model profesional di sebuah majalah pria dewasa ini adalah salah satu korban kejahatan Jimmi Muliku alias Jhon Weku. Ia mengaku rugi luar-dalam, setelah tahu teman kencannya adalah penjahat.

Sabtu (6/7) lalu, Sis baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Ia usai melakukan photo shooting untuk sebuah majalah di Sulawesi. Tiba-tiba ia mendapat pesan melalui BlackBerry dari seorang teman seprofesinya, sebut saja Nay.

"Tumben-tumbennya juga Nay BBM aku. Dia bilang beb, ni ada orang mau booking, tarifnya Rp 15 juta semalam doang, mau nggak lo beb?" tutur Sis kepada detikcom saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Minggu (7/7/2013) lalu.

Saat itu, Sis tidak langsung mengamini ajakan Nay. Ia memverifikasi calon pemakainya itu kepada Nay. "Terus aku tanya dia. Kamu kenal dia di mana beb, orangnya gimana," ujar Sis.

"Aku dikasih tahu Claudia (bukan nama sebenarnya-red). Kata dia orangnya royal, beb. Claudia bilang, dia pernah ketemu sama orang itu di Paragon," kata Sis menirukan Nay.

Siang itu, Sis lantas menemui Nay di sebuah mal di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Di situ, keduanya sempat makan siang, sebelum akhirnya menemui Jhon di Hotel Grand Mercure, Jl Gadjah Mada, Jakarta Pusat.

Selain mendapat referensi dari temannya, Sis yakin kalau Jhon orang kaya karena sempat diperlihatkan setumpuk uang gepokan. "Dia sempat kasih lihat foto via BB, foto uang gitu gepokan ditumpuk di atas kasur," ungkap Sis.Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%