detikcom
Senin, 08/07/2013 16:02 WIB

Dinilai Layak Ikut Konvensi Capres PD, Jokowi: Saya kan Kader PDIP!

Ahmad Toriq - detikNews
Jokowi.
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dianggap pantas mengikuti konvensi pencarian bakal capres yang digelar Partai Demokrat. Namun apa kata Jokowi yang namanya selalu masuk dalam daftar bakal capres terpopuler menurut hasil jajak pendapat yang digelar oleh berbagai lembaga survey itu?

"Ngerti nggak sih? Saya ini kan kader PDIP, ya sudah!" kata Jokowi kepada wartawan usai menghadiri pelantikan Ketua MPR Sidarto Danusubroto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2013).

Sebagai kader PDIP, Jokowi menegaskan akan setia kepada partainya. Dia juga kembali menegaskan tak pernah memikirkan masalah pencapresan.

"Sekarang ini saya masih pusing urus banjir, macet, sembako, rusun. Saya ini kader PDIP," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wasekjen PD Ramadhan Pohan menyatakan berharap Jokowi dapat ikut konvensi capres PD. Ramadhan mengatakan, daripada tak diizinkan PDIP, lebih baik Jokowi ikut konvensi capres partainya.

"Karena peluangnya tidak ada di PDIP, kenapa tidak, menurut saya dia layak," ujarnya.

Sementara Ketua Fraksi PDIP DPR Puan Maharani mengatakan Jokowi harus minta izin ke Ketum PDIP Megawati jika ingin ikut konvensi. "Kalau merasa dirinya kader, tentu harus izin pada Ketua Umum dulu," ujar Puan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%