Detik.com News
Detik.com
Senin, 08/07/2013 12:26 WIB

Dua Peserta SBMPTN dengan Nilai Tertinggi Pilih UI dan ITB

Rini Friastuti - detikNews
Dua Peserta SBMPTN dengan Nilai Tertinggi Pilih UI dan ITB Jumpa pers soal SBMPTN (Rini/ detikcom)
Jakarta - Panitia Hasil pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 akan mengumumkan hasil penerimaan sore ini pada pukul 17.00 WIB. Selain mengumumkan hasil, panitia SBMPTN juga mengumumkan hasil seleksi perserta SBMPTN dengan nilai tertinggi.

"Untuk tahun ini peserta tertulis ujian SBMPTN dengan nilai tertinggi di 2 kategori diterima di 2 PTN. Untuk Saintek, calon mahasiswa dengan nilai tertinggi diterima di Institut Teknologi Bandung fakultas Teknik Industri, sementara untuk kategori Soshum (sosial humaniora) diterima di Universitas Indonesia fakultas Akuntansi," ujar Ketua Panitia SBMPTN 2013, Prof Ahmaloka di Ruang Dirjen Kemdikbud, Kantor Kemdikbud, Senayan, Jakpus, Senin (8/7/2013).

Akan tetapi, Akhmaloka tidak mau mengumumkan nama calon mahasiswa tersebut siang ini. "Nanti sore akan kita berikan data lengkapnya, kalau saat ini jangan dulu dong," jelasnya.

Untuk SBMPTN 2013, terdapat 41 panitia lokal yang mengawasi ujian di seluruh wilayah Indonesia. Apabila pada 2012 hanya 39 panitia, tahun ini ditambah 2 wilayah baru, yaitu panitia di Lhokseumawe, Aceh dan Merauke.

Tahun ini ujian dibagi 4 wilayah pelaksanaan, diantaranya:
1 wilayah 1: 15 panitia lokal
2 wilayah 2: 4 panitia lokal
3 wilayah 3: 10 panitia lokal
4 wilayah IV: 12 panitia lokal

SBMPTN 2013 ini telah diikuti oleh 62 PTN di Indonesia. Total pendaftar SBMPTN 2013 adalah 585.789 orang dengan jumlah peserta yang lulus 109.853 orang.

Hasil SBMPTN ini akan diumumkan melalui online hari ini pukul 17.00 WIB di website resmi SBMPTN, pengumuman.sbmptn.or.id atau di beberapa website resmi beberapa PTN yaitu http://sbmptn.ui.ac.id (mirror), http://sbmptn.itb.ac.id http://sbmptn.undip.ac.id dan http://sbmptn.its.ac.id. Sementara melalui surat kabar akan diumumkan pada Selasa, 9 Juli.

(rni/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%