Detik.com News
Detik.com
Senin, 08/07/2013 12:08 WIB

3 Alasan IAIN Semarang Berikan Gelar Doktor Honoris Causa ke Dahlan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
3 Alasan IAIN Semarang Berikan Gelar Doktor Honoris Causa ke Dahlan Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Menteri BUMN Dahlan Iskan dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) oleh Universitas Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang. Dahlan dinilai sebagai sosok inspiratif.

Perwakilan senat dan promotor acara, Prof Dr Nur Syam Msi mengatakan pertimbangan penganugrahan gelar Doctor Honoris Causa dilatar belakangi beberapa hal antara lain Dahlan Iskan merupakan sosok inspiratif "alumni" IAIN Ampel Cabang Samarinda.

"Beliau drop out karena faktor ekonomi. Namun demikian, Bapak Dahlan Iskan sampai hari ini masih tetap merasakan sebagai alumni IAIN yang sangat dibanggakan," kata Nur Syam di Auditorium IAIN Walisongo dalam sambutannya, Semarang, Senin (8/7/2013).

Kedua adalah talenta Dahlan Iskan dalam menulis. Bahkan itu masih dilakukan di sela kesibukannya saat menjadi dirut PLN. Ketiga adalah kemampuan memimpinnya yang membuat Jawa Pos berkembang.

"Bapak Dahlan bukanlah pemuja ijazah. Akan tetapi pemuja aktivisme kerja," tandasnya.

Gelar untuk Dahlan disematkan oleh Rektor IAIN Walisongo Prof Dr H Muhibbin MAg. Acara dihadiri ratusan mahasiswa dan petinggi BUMN. Dalam pidato ilmiahnya, Dahlan mengangkat tema Dakwah Bil Hal: Korporatisasi Usaha Individu Umat Menuju Indonesia Maju.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%