detikcom
Minggu, 07/07/2013 13:31 WIB

Deklarasi Relawan Jokowi

Barisan Relawan 'Jokowi Presiden 2014' Akan Gerilya Keliling Indonesia

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kendal, - Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 telah dideklarasikan. Mereka akan bergerilya keliling Indonesia untuk memastikan Jokowi terpilih menjadi Presiden Indonesia di 2014.

"Kita lakukan di seluruh Indonesia, itu yang kita bawa ke seluruh Indonesia. Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) yang terdaftar tahun 2003 ada 1,7 juta di semua provinsi akan bergerak," kata Ketua Divisi Buruh DPP Bara JP, Muchtar Pakpahan, usai deklarasi Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 di Hotel Gading Asri, Jl Raya Kaligading KM 3 Boja, Kendal, Jateng, Minggu (7/7/2013).

Mereka juga akan menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mereka akan meminta Mega merestui pencapresan Jokowi. Namun, mereka belum berencana menemui Jokowi.

"Tidak usah (bertemu jokowi). Kalau sekarang tidak bersedia," katanya.

Tapi mereka yakin pada akhirnya mereka yakin Jokowi akan bersedia dicapreskan. Tentu jika Mega merestui.

"Jokowi mendengar aspirasi rakyat. Jadi gubernur DKI Jakarta kan juga bukan keinginan dia," tandasnya.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%