Detik.com News
Detik.com
Minggu, 07/07/2013 12:01 WIB

Hadiri Lomba Seni, SBY: Kalau Saya Juri Bingung Pilihnya

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Halaman 1 dari 2
Hadiri Lomba Seni, SBY: Kalau Saya Juri Bingung Pilihnya
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku bingung. Jika dirinya menjadi juri lomba Cipta Seni Anak-anak Nasional Tahun 2013, SBY bimbang memilih juara lomba karena hasil karya seluruh peserta dinilai sangat bagus.

SBY berada di Istana Cipanas, Jawa Barat bersama keluarganya. Acara berlangsung di Hutan Jati Putih, kawasan hutan lindung yang terletak di belakang Istana Kepresidenan Cipanas.

"Bagus-bagus semua. Kalau saya juri tidak mudah memilihnya," kata SBY saat meninjau lomba seni tersebut, Minggu (7/7/2013).

Lomba ini telah dimulai pukul 08.00 WIB. Ada lima jenis lomba yaitu lomba cipta puisi, lomba seni lukis, lomba desain motif batik, lomba membatik dan lomba cipta lagu.

SBY ditemani oleh istrinya Ani Yudhoyono, anaknya Agus Yudhoyono dan Edhie Baskoro beserta kedua menantu dan cucunya.

Saat berkunjung ke tenda lomba puisi, SBY berpesan agar peserta tidak mahir dalam satu keterampilan saya.

"Bikin puisi juga jago yang lain juga ya!" pesan SBY kepada para peserta yang didampingi oleh Mendikbud Muhammad Nuh dan Menparekraf Mari Elka.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/fjr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%