detikcom
Sabtu, 06/07/2013 16:46 WIB

Massa FPI dan JAT Bersitegang dengan Polisi saat Sweeping Miras

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Ratusan orang dari Front Pembela Islam (FPI) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) nyaris bentrok dengan aparat kepolisian saat hendak melakukan sweeping minuman beralkohol di Hotel Sun Palace, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan Mojokerto.

Pengamatan detikcom di lokasi, Sabtu (6/7/2013), kedua ormas Islam ini melakukan konvoi terlebih dahulu di Jalan Raya Surabaya-Madiun. Sesampai di depan hotel Sun Palace, massa menyempatkan berorasi dan menggelar doa sejenak.

Ratusan massa yang mencoba merangsek masuk ke dalam hotel dihadang barikade polisi. Massa dilarang masuk ke dalam hotel saat hendak melakukan sweeping minuman beralkohol. Merasa dihalangi, massa mencoba mendobrak pagar besi.

Adu mulut dan aksi dorong pun tak terhindarkan antara kedua kubu ini. Suasana kian memanas saat massa hendak merobohkan pagar. "Kami harus masuk. Di dalam tempatnya maksiat. Jangan melarang perintah Allah," teriak salah satu anggota FPI.

Bahkan beberapa anggota FPI dan JAT nekat meloncat pagar untuk bisa masuk ke dalam hotel. Mereka berlari menuju ke lobi hotel. Mereka yang melihat stiker merk minuman beralkohol, langsung merobek-robek di depan polisi.

Beberapa saat kemudian, beberapa perwakilan akhirnya diperbolehkan untuk menemui pihak manajemen hotel. Dalam pertemuan itu, massa meminta agar saat bulan Ramadan tiba, hotel harus steril dari minuman beralkohol dan karaoke bersih dari wanita penghibur.

Ketua DPW FPI Mojokerto Abdul Manan menegaskan, pihaknya tak segan untuk melakukan tindakan jika hotel tetap menjual minuman beralkohol saat Ramadan. “Saat bulan Ramadan nanti, hotel harus steril dari minuman alkohol, jika tidak, kami akan bertindak,” kata Manan.

Usai melakukan aksi di hotel Sun Palace ini, massa bergerak ke Kota Mojokerto. Mereka juga mendatangi kafe-kafe dan tempat hiburan malam agar tutup saat memasuki bulan Ramadan nanti.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%