detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 06/07/2013 16:46 WIB

Massa FPI dan JAT Bersitegang dengan Polisi saat Sweeping Miras

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Ratusan orang dari Front Pembela Islam (FPI) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) nyaris bentrok dengan aparat kepolisian saat hendak melakukan sweeping minuman beralkohol di Hotel Sun Palace, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan Mojokerto.

Pengamatan detikcom di lokasi, Sabtu (6/7/2013), kedua ormas Islam ini melakukan konvoi terlebih dahulu di Jalan Raya Surabaya-Madiun. Sesampai di depan hotel Sun Palace, massa menyempatkan berorasi dan menggelar doa sejenak.

Ratusan massa yang mencoba merangsek masuk ke dalam hotel dihadang barikade polisi. Massa dilarang masuk ke dalam hotel saat hendak melakukan sweeping minuman beralkohol. Merasa dihalangi, massa mencoba mendobrak pagar besi.

Adu mulut dan aksi dorong pun tak terhindarkan antara kedua kubu ini. Suasana kian memanas saat massa hendak merobohkan pagar. "Kami harus masuk. Di dalam tempatnya maksiat. Jangan melarang perintah Allah," teriak salah satu anggota FPI.

Bahkan beberapa anggota FPI dan JAT nekat meloncat pagar untuk bisa masuk ke dalam hotel. Mereka berlari menuju ke lobi hotel. Mereka yang melihat stiker merk minuman beralkohol, langsung merobek-robek di depan polisi.

Beberapa saat kemudian, beberapa perwakilan akhirnya diperbolehkan untuk menemui pihak manajemen hotel. Dalam pertemuan itu, massa meminta agar saat bulan Ramadan tiba, hotel harus steril dari minuman beralkohol dan karaoke bersih dari wanita penghibur.

Ketua DPW FPI Mojokerto Abdul Manan menegaskan, pihaknya tak segan untuk melakukan tindakan jika hotel tetap menjual minuman beralkohol saat Ramadan. “Saat bulan Ramadan nanti, hotel harus steril dari minuman alkohol, jika tidak, kami akan bertindak,” kata Manan.

Usai melakukan aksi di hotel Sun Palace ini, massa bergerak ke Kota Mojokerto. Mereka juga mendatangi kafe-kafe dan tempat hiburan malam agar tutup saat memasuki bulan Ramadan nanti.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(iwd/iwd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%