detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 05/07/2013 21:50 WIB

Jokowi Kembali Rombak 'Kabinet', Kepala UPT Rusun Marunda Dicopot

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sejumlah pejabat eselon III Pemprov DKI Jakarta diganti oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya yaitu Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusun Marunda, Jati Waluyo.

"Sebanyak 13 orang pejabat eselon III hari ini dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Plt Sekda DKI Jakarta, Wiriyatmoko, pagi tadi," uar Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013).

Jati sendiri padahal baru 6 bulan lalu menjabat sebagai Kepala UPT Rumah Susun Wilayah I Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. Dikabarkan, Jati dicopot karena kinerjanya yang kurang memuaskan.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Jonathan Pasodung membenarkan pencopotan tersebut. Namun Jonathan membantah jika pencopotan tersebut karena kinerja Jati yang tidak memuaskan.

"Tidak ada masalah. Semua masalah di Marunda bisa diatasi, siapa bilang dia dicopot? Itu hanya mutasi biasa. Bukan dicopot, hanya dimutasi saja," kata Jonathan.

Jati dimutasi menjadi Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur. Sementara untuk posisi Jati saat ini masih kosong.

"Saya belum tahu dia akan ditempatkan kemana," kata Jonathan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(jor/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%