detikcom
Jumat, 05/07/2013 21:50 WIB

Jokowi Kembali Rombak 'Kabinet', Kepala UPT Rusun Marunda Dicopot

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sejumlah pejabat eselon III Pemprov DKI Jakarta diganti oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya yaitu Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusun Marunda, Jati Waluyo.

"Sebanyak 13 orang pejabat eselon III hari ini dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Plt Sekda DKI Jakarta, Wiriyatmoko, pagi tadi," uar Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2013).

Jati sendiri padahal baru 6 bulan lalu menjabat sebagai Kepala UPT Rumah Susun Wilayah I Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. Dikabarkan, Jati dicopot karena kinerjanya yang kurang memuaskan.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Jonathan Pasodung membenarkan pencopotan tersebut. Namun Jonathan membantah jika pencopotan tersebut karena kinerja Jati yang tidak memuaskan.

"Tidak ada masalah. Semua masalah di Marunda bisa diatasi, siapa bilang dia dicopot? Itu hanya mutasi biasa. Bukan dicopot, hanya dimutasi saja," kata Jonathan.

Jati dimutasi menjadi Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur. Sementara untuk posisi Jati saat ini masih kosong.

"Saya belum tahu dia akan ditempatkan kemana," kata Jonathan.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(jor/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%