Jumat, 05/07/2013 19:02 WIB

BNN Sita Alat Penghitung Uang di Rumah Serma BW

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Badan Nasional Narkotika (BNN) menggeledah rumah Serma BW oknum anggota TNI AU di Pekanbaru sebagai bandar narkoba. Alat penghitung uang pun disita.

Demikian disampaikan Ketua RT 02/RW 01 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Hairunas kepada detikcom, Jumat (5/6/2013).

Menurutnya, ketika tim BNN akan menggeledah, dirinya bersama dua warga lainnya diminta untuk mendampingi. Selama penggeledahan, beberapa ruangan di rumah Serma BW di jalan Alihklas Gang Mantri No 10 itu dimasuki tim.

"Kita hanya diminta untuk menyaksikan jalannya penggeledahan saja. Begitu juga ketika tim polisi militer TNI AU datang turut mendampingi," kata Hairunas.

Masih menurutnya salah satu barang yang disita tim BNN yakni alat penghitung uang. Begitu juga sejumlah buku tabungan juga disita.

"Ada juga duit kontak disita dari rumah tersebut," kata Hairunas.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%