detikcom
Jumat, 05/07/2013 19:02 WIB

BNN Sita Alat Penghitung Uang di Rumah Serma BW

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Badan Nasional Narkotika (BNN) menggeledah rumah Serma BW oknum anggota TNI AU di Pekanbaru sebagai bandar narkoba. Alat penghitung uang pun disita.

Demikian disampaikan Ketua RT 02/RW 01 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Hairunas kepada detikcom, Jumat (5/6/2013).

Menurutnya, ketika tim BNN akan menggeledah, dirinya bersama dua warga lainnya diminta untuk mendampingi. Selama penggeledahan, beberapa ruangan di rumah Serma BW di jalan Alihklas Gang Mantri No 10 itu dimasuki tim.

"Kita hanya diminta untuk menyaksikan jalannya penggeledahan saja. Begitu juga ketika tim polisi militer TNI AU datang turut mendampingi," kata Hairunas.

Masih menurutnya salah satu barang yang disita tim BNN yakni alat penghitung uang. Begitu juga sejumlah buku tabungan juga disita.

"Ada juga duit kontak disita dari rumah tersebut," kata Hairunas.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/rvk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%