detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 12:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 05/07/2013 19:02 WIB

BNN Sita Alat Penghitung Uang di Rumah Serma BW

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Badan Nasional Narkotika (BNN) menggeledah rumah Serma BW oknum anggota TNI AU di Pekanbaru sebagai bandar narkoba. Alat penghitung uang pun disita.

Demikian disampaikan Ketua RT 02/RW 01 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Hairunas kepada detikcom, Jumat (5/6/2013).

Menurutnya, ketika tim BNN akan menggeledah, dirinya bersama dua warga lainnya diminta untuk mendampingi. Selama penggeledahan, beberapa ruangan di rumah Serma BW di jalan Alihklas Gang Mantri No 10 itu dimasuki tim.

"Kita hanya diminta untuk menyaksikan jalannya penggeledahan saja. Begitu juga ketika tim polisi militer TNI AU datang turut mendampingi," kata Hairunas.

Masih menurutnya salah satu barang yang disita tim BNN yakni alat penghitung uang. Begitu juga sejumlah buku tabungan juga disita.

"Ada juga duit kontak disita dari rumah tersebut," kata Hairunas.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(cha/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%