detikcom
Jumat, 05/07/2013 17:40 WIB

Ini Kriteria Kemenag Soal Keberangkatan Jamaah Haji

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali mengeluarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia (RI) nomor 63 tahun 2013 tentang Kriteria Keberangkatan Jamaah Haji tahun 1434 Hijriah. Ada sejumlah kriteria yang ditetapkan.

Berdasarkan siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (5/7/2013), Kemenag menetapkan kriteria jamaah reguler yang diberangkatkan yakni jamaah yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPHI) tahun 1434H/2013 sampai tanggal 12 Juni 2013.

Kedua, jamaah haji yang melakukan pendaftaran lebih awal sesuai dengan nomor urut porsi sampa dengan terpenuhinya kuota yang ditentukan di provinsi atau kabupaten/kota.

Ketentuan tersebut dikecualikan bagi Tim Pemandu Haji Daerah dan Tim Kesehatan Haji Daerah.

Bagi jamaah haji khusus, Kemenag menerapkan kriteria yakni jamaah yang diberangkatkan harus melunasi Baya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1434H/2013 sampai dengan tanggal 31 Mei 2013.

Kedua, jamaah haji yang melakukan pendaftaran lebih awal sesuai dengan nomor urut porsi sampai dengan terpenuhinya yang ditentukan setiap penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).

Petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) yang melunasi BPIH tahun 1434H/2013 yang diberangkatkan ditetapkan oleh gubernur.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(aan/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%