detikcom

Jumat, 05/07/2013 13:22 WIB

TNI AL Siap Kerahkan Kapalnya untuk Angkutan Mudik Lebaran

Dhani Irawan - detikNews
Jakarta - Seperti tahun-tahun sebelumnya, TNI AL menyediakan kapalnya untuk membantu angkutan mudik lebaran. Kapal yang dikerahkan adalah jenis angkut logistik yang mampu menampung seratusan kendaraan bermotor dan seribuan orang pemudik.

"Kita sudah siapkan beberapa KRI yang nantinya untuk angkutan Lebaran." ujar Kadispenal Laksamana Pertama TNI Untung Suropati, di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2013).

"Salah satunya adalah KRI Banda Aceh, kapasitasnya itu 1500 pemudik, 500 motor, dan kalau mobil bisa 50-an," sambungnya.

Mengenai koordinasi lebih lanjutnya, Kadispenal mengaku semua itu nantinya tergantung Kemenhub. Namun, pihak TNI AL menyatakan sudah siap.

"Tergantung permintaan dari Kementerian Perhubungan bagaimana. Koordinasi pada prinsipnya kami ready. Anytime Kemenhub meminta, kami siap." jelas Kadispenal yang juga pagi tadi mengikuti latihan menembak bersama wartawan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%