Rabu, 03/07/2013 16:01 WIB

Gempa Aceh, Warga Takengon Trauma Terpaksa Bikin Tenda di Luar Rumah

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Gempa 6,2 SR yang terjadi benar-benar membuat warga Takengon, Aceh Tengah trauma. Mereka tak berani untuk masuk dan tidur di dalam rumah. Gempa yang cukup terasa itu sampai membuat rumah mereka retak-retak, ada juga yang ambruk.

"Warga masih belum berani ke dalam rumah. Masih membuat tenda di lapangan atau di halaman rumah," kata petugas PMI Takengon, Arianto saat dikonfirmasi, Rabu (3/7/2013).

Toko-toko di Takengon masih banyak yang tutup, pasar juga belum buka. Angkutan umum tak beroperasi, namun listrik perlahan mulai menyala.

"Warga makan dengan makanan yang ada," jelas Arianto.

Yang paling parah di Kecamatan Ketol. Hampir 80 persen rumah di kawasan itu ambruk. Jalan menuju daerah itu juga terisolir. "Tapi saya dengar bantuan sudah mulai masuk," tutupnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close