Selasa, 02/07/2013 22:07 WIB

Urus Caleg, Puan Maharani & Tjahjo Kumolo Pindah Komisi Seminggu

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Fraksi PDIP memindahkan penempatan komisi dua anggota Puan Maharani dan Tjahjo Kumolo. Hal itu dilakukan lantaran keduanya tengah sibuk mengurus proses pencalegan kader PDIP.

"Jadi Mbak Puan ke Komisi III dan Tjahjo Kumolo ke Komisi XI. Posisinya di Komisi I digantikan oleh dua orang lain," kata Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Puan sebelumnya berada di Komisi I, ia bertukar posisi dengan Ichsan Soelistio di Komisi III. Sementara Tjahjo dari Komisi I bertukar dengan Dadoes Sumarwanto di Komisi XI. Namun, Bambang menyatakan perpindahan itu bukanlan rotasi, karena hanya satu minggu.

"Itu bukan rotasi, tapi BKO (Bantuan Kendali Operasi). Hanya berlaku selama satu minggu, nanti akan dikembalikan lagi pekan depan," tuturnya.

Soal alasan perpindahan keduanya, tak lain adalah urusan pembekalan caleg PDIP yang saat ini masih berstatus caleg sementara di KPU. "Puan kan juga harus memberikan pengarahan kepada caleg-caleg, jadi waktunya sulit untuk membagi tugas-tugas di Komisi I yang cukup padat. Demikian juga dengan Mas Tjahjo yang Sekjen," ucap Bambang.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/bal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%