detikcom
Selasa, 02/07/2013 21:54 WIB

BPBD Aceh Tengah: 4 Orang Meninggal & 160 Luka-luka Akibat Gempa Aceh

Feri Fernandes - detikNews
Jakarta - Aceh diguncang gempa berkekuatan 6,2 Skala Rihter (SR) tadi siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah mencatat, 4 orang meninggal dan 160 luka-luka akibat gempa tersebut.

"Sejauh ini 4 orang meninggal dan 160 orang mengalami luka-luka," ujar Kepala BPBD Kabupaten Aceh Tengah, Subhan saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/7/2013).

Subhan mengatakan, jumlah korban masih mungkin bertambah sebab masih banyak rumah yang tertimbun longsor yang saat ini belum dievakuasi.

"Hingga kini timsar yang dibantu TNI dan Polri masih mencari korban yang diduga masih banyak yang tertimbun longsor maupun reruntuhan bangunan. Tidak tertutup kemungkinan korban akan terus bertambah," terangnya.

Selain itu, 300 unit rumah tercatat mengalami rusak akibat gempa tersebut. Kecamatan yang terparah mengalami gempa ini yaitu di Kecamatan Ketol, Kecamatan Cilala dan Kecamatan Kute Panang.

"Ada 14 kecamatan yang mengalami gempa, tapi yang terparah di tiga kecamatan tersebut. Ada 300 rumah yang saat ini rusak berat dan ringan," jelasnya.

"Sekarang diberlakukan status siaga di Kabupaten Aceh Tengah," tambah Subhan.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(jor/bal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%