detikcom
Selasa, 02/07/2013 17:10 WIB

Gempa Aceh, Warga Bener Meriah Masih Was-was dengar Kabar Ada Korban Jiwa

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Warga Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, masih was-was dengan gempa 6,2 skala richter yang terjadi. Apalagi jaringan komunikasi di sana terganggu. Informasi yang beredar di sana simpang siur, mulai gempa menyebabkan jembatan runtuh hingga korban jiwa.

"Informasinya simpang siur, saya susah juga komunikasi. Katanya ada jembatan runtuh dan ada korban jiwa, itu info yang beredar dari warga," jelas seorang warga, Alidin, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/7/2013).

Alidin sempat keluar rumah bersama istri dan dua anaknya saat gempa terjadi. Mereka panik bersama tetangga lainnya.

Gempa itu terjadi karena aktivitas tektonik Gunung Burni Telong. "Gunung itu di dekat rumah, itu kelihatan dari rumah. Belum ada informasi dari pos pengamatan apakah warga harus mengungsi atau tidak," tambahnya.

Sekarang warga kembali masuk ke rumah, apalagi turun hujan deras. "Di sini ada juga rumah tetangga yang rusak, tapi tidak parah," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%