detikcom
Selasa, 02/07/2013 17:10 WIB

Gempa Aceh, Warga Bener Meriah Masih Was-was dengar Kabar Ada Korban Jiwa

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Warga Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, masih was-was dengan gempa 6,2 skala richter yang terjadi. Apalagi jaringan komunikasi di sana terganggu. Informasi yang beredar di sana simpang siur, mulai gempa menyebabkan jembatan runtuh hingga korban jiwa.

"Informasinya simpang siur, saya susah juga komunikasi. Katanya ada jembatan runtuh dan ada korban jiwa, itu info yang beredar dari warga," jelas seorang warga, Alidin, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/7/2013).

Alidin sempat keluar rumah bersama istri dan dua anaknya saat gempa terjadi. Mereka panik bersama tetangga lainnya.

Gempa itu terjadi karena aktivitas tektonik Gunung Burni Telong. "Gunung itu di dekat rumah, itu kelihatan dari rumah. Belum ada informasi dari pos pengamatan apakah warga harus mengungsi atau tidak," tambahnya.

Sekarang warga kembali masuk ke rumah, apalagi turun hujan deras. "Di sini ada juga rumah tetangga yang rusak, tapi tidak parah," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%