Selasa, 02/07/2013 13:42 WIB

Kertas Surat Suara Pemilu 2014 Tak Lagi Berkilau

Rivki - detikNews
Jakarta - Putih tetap jadi warna dasar surat suara Pemilu dan Pilpres 2014. Namun akan dibuat lebih buram dibanding dua pemilu sebelumnya. Pertimbangannya agar tidak membuat silau mata pemilih dan tentu saja menghemat biaya pengadaan logistik.

"Tingkat warna putihnya kita kurangi, misalnya kalau dulu 95 persen sekarang 85 persen tingkatnya," ujar Komisioner KPU Arif Budiman di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Arif menjelaskan, dengan mengurangi tingkat keputihan maka harga kertas surat suara lebih murah. Untuk beratnya, KPU tetap menggunakan kertas dengan berat 80 gram.

"Pertama biaya lebih murah, tidak menyilaukaan dan jenis kertasnya 70 sampai 80 gram. Tapi kemungkinan 80 gram," terang Arif.

Untuk tinta, Arif menjelaskan pihaknya akan menggunakan tinta organik. Alasannya tinta itu memiliki biaya murah dan kualitasnya tetap sama seperti tinta kimia yang digunakan pada pemilu-pemilu sebelumnya.

Arif berjanji pihaknya sudah melakukan berbagai mekanisme untuk mencegah kecurangan yang dilakukan oleh pemilih.

"Mekanisme kita sudah meminimalisir penggunaan suara ganda, pertama administrasi, kedua surat pindah kalau mau pindah TPS, ketiga tinta. Dan menggunakan hak pilih juga bisa dipidanakan," tegas Arif.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
100%
Kontra
0%