detikcom
Selasa, 02/07/2013 12:53 WIB

Alutsista Makin Canggih, Perwira TNI dan Polri Harus Makin Handal

Moksa Hutasoit - detikNews
Surabaya, - Negara telah meningkatkan secara signifikan anggarannya untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan bagi jajaran TNI dan Polri yang makin canggih. Di saat bersamaan, jajaran perwira TNI dan Polri dituntut untuk terus meningkatkan kehandalan mereka agar dapat mengoperasikan persenjataan baru mereka.

Demikian diingatkan Presiden SBY dalam upacara pelantikan 735 orang lulusan perwira remaja TNI dan Polri. Upacara berlangsung di Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumimoro, Surabaya, Selasa (2/7/2013).

"Dalam waktu lima tahun, pembangunan kekuatan dan alutsista sangat signifikan. Tentu diperlukan perwira yang handal untuk mengawaki alutsista modern yang telah dan akan dimiliki," wanti Presiden SBY.

Khusus untuk perwira Polri, SBY juga mengharapkan agar perwira terus mengasah kemampuannya. Terlebih lagi aksi kejahatan semakin canggih saja.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%