Detik.com News
Detik.com
Selasa, 02/07/2013 12:53 WIB

Alutsista Makin Canggih, Perwira TNI dan Polri Harus Makin Handal

Moksa Hutasoit - detikNews
Alutsista Makin Canggih, Perwira TNI dan Polri Harus Makin Handal
Surabaya, - Negara telah meningkatkan secara signifikan anggarannya untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan bagi jajaran TNI dan Polri yang makin canggih. Di saat bersamaan, jajaran perwira TNI dan Polri dituntut untuk terus meningkatkan kehandalan mereka agar dapat mengoperasikan persenjataan baru mereka.

Demikian diingatkan Presiden SBY dalam upacara pelantikan 735 orang lulusan perwira remaja TNI dan Polri. Upacara berlangsung di Akademi Angkatan Laut (AAL), Bumimoro, Surabaya, Selasa (2/7/2013).

"Dalam waktu lima tahun, pembangunan kekuatan dan alutsista sangat signifikan. Tentu diperlukan perwira yang handal untuk mengawaki alutsista modern yang telah dan akan dimiliki," wanti Presiden SBY.

Khusus untuk perwira Polri, SBY juga mengharapkan agar perwira terus mengasah kemampuannya. Terlebih lagi aksi kejahatan semakin canggih saja.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%