Detik.com News
Detik.com
Senin, 01/07/2013 23:12 WIB

Benda Mencurigakan Ditemukan di Masjid Dekat Mako Brimob Depok

Salmah Muslimah - detikNews
Benda Mencurigakan Ditemukan di Masjid Dekat Mako Brimob Depok suasana di depan masjid (salmah/detikcom)
Jakarta - Sebuah benda mencurigakan ditemukan di dalam Masjid Al-Hikmah yang letaknya 300 meter dari Mako Brimob, Depok. Belum diketahui isi dari benda mencurigakan tersebut.

Menurut pengurus Masjid, Rohim, benda mencurigakan tersebut berupa tas hitam mirip tas kerja. Benda tersebut pertama kali ditemukan Senin (1/7) hari ini sekitar pukul 15.30 WIB.

"Sudah lihat dari ashar tadi, cuman masih banyak orang yang lagi salat jadi saya ditungguin sampe isya tas tersebut masih ada. Karena takut jadi saya lapor pak ustad lalu ustad lapor Pak RT lalu lapor polisi," ujar Rohim saat dikonfirmasi detikcom, Senin (1/7/2013).

Rohim mengatakan, polisi dan tim gegana baru tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB. "Sampai sekarang tim gegana masih di dalam belum diketahui apa isinya," ujar Rohim.

Pantauan detikcom, pukul 23.10 WIB sekitar puluhan warga berkumpul di depan mesjid yang sudah diberi garis polisi untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Tim gegana terlihat bolak-balik dan masih melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%