Detik.com News
Detik.com

Senin, 01/07/2013 23:05 WIB

Pasca Bentrok Berdarah di Kalteng, 200 Aparat Jaga Murung Raya

robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ratusan aparat keamanan masih menjaga lokasi areal tambang PT Indo Muro Kencana (IMK) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), pasca bentrok berdarah antara Brimob dan warga yang terjadi Sabtu (29/6) lalu. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai hingga Rp 10 miliar.

"Hingga sekarang, pengamanan di lokasi melibatkan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) sekitar 90 orang personel Brimob Polda Kalteng, 1 SSK TNI AD sekitar 60 orang dan 1 SSK dari Polres Murung Raya juga sekitar 90 orang," kata Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, saat dihubungi detikcom, Senin (1/7/2013).

Pambudi memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden bentrok dan amuk massa tersebut. Meski begitu, dari hasil inventarisir kepolisian, jumlah korban luka dari pihak warga bertambah menjadi 2 orang.

"Ya benar, awal 1 orang warga (luka tembak). Setelah ditelusuri lebih lanjut, ada 2 orang warga terluka tembak atas nama Fitriadi (28) dan Rojikin (40) dari warga Desa Mangkuhui. Sedangkan personel Brimob, tetap 4 orang terluka," ujar Pambudi.

"Empat orang personel Brimob dan 1 warga yang terluka tembak bernama Fitriadi, dirawat di Rumah Sakit di Palangkaraya. Sedangkan Rojikin masih di Murung Raya," tambahnya.

Pasca bentrok, sambung Pambudi, nilai kerugian dari pihak PT IMK ditaksir mencapai Rp 10 miliar. Nilai tersebut terkait kerusakan sejumlah fasilitas dan aset perusahaan yang bergerak di bidang penambangan emas itu.

"Ada 9 unit bangunan di perusahaan itu dirusak massa, 13 kendaraan dirusak dan 7 kendaraan dirusak dan dibakar massa. Total 20 kendaraan operasional perusahaan," sebutnya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(spt/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%