Detik.com News
Detik.com

Minggu, 30/06/2013 19:37 WIB

Jalan MH Thamrin Kembali Dibuka, Arus Lalin Tersendat di Bundaran HI

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Jalan MH Thamrin kembali dibuka setelah ditutup karena perhelatan Jakarnaval 2013. Arus lalu lintas arah Jl Jend Sudirman tersendat di sekitar Bundaran HI.

Pantauan detikcom pukul 19.17 WIB, Minggu (30/6/2013), arus kendaraan dari depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan lancar. Namun selepas gedung Sinarmas Plaza, kepadatan kendaraan terjadi.

Selain karena menunggu lampu lalu lintas, kepadatan dipicu karena petugas kebersihan sedang bekerja di pinggir jalan di sekitar Bundaran HI. Tampak polisi mengatur lalu lintas.

Pada Jakarnaval 2013, antusias masyarakat sangat tinggi. Ini terbukti dari ribuan orang yang berjejalan di sisi kanan dan kiri di sepanjang jalur Jakarnaval.

Sang Gubernur, Joko Widodo terlibat dalam perhelatan rangkaian peringatan HUT DKI ke-486. Jokowi dengan kostum khusus, juga menunggang kuda peranakan Australia-lokal.

Jakarnaval diikuti 500 peserta dari pelajar SMA se-Jakarta. Ada pula mobil hias dan ondel ondel raksasa yang menyemarakkan Jakarnaval.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%