detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 29/06/2013 11:17 WIB

Dari Kendari, Pemerintah Gaungkan Pentingnya Keluarga dalam Pembangunan

Septiana Ledysia - detikNews
Acara di Kendari (Septiana/ detikcom)
Kendari - Acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional XX yang dilaksanakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, diharapkan menjadi momentum untuk mengingatkan dan mewujudkan kepedulian untuk menjadikan keluarga sebagai subjek dan objek pembangunan bangsa. Selain itu, keluarga juga harus bisa menjadi wahana supaya keluarga menjadi tangguh dan mandiri, sehingga bisa menjadi ketahanan bangsa.

Hal tersebut diutarakan Ketua Panitia Hari Keluarga Nasional Vita Gamawan Fauzi yang juga merupakan Ketua Persatuan PKK (Pemberdayaan Kersejahteraan Keluarga) Indonesia, dalam sambutanya, Sabtu (29/6/2013).

Acara tersebut juga dihadiri Wapres Boediono beserta ibu Herawati dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri Pemberdayaan Perempuan.

Sementara itu, Ketua BKKBN Fasli Jalal dalam sambutannya juga mengatakan yang sama. Menurutnya, Peringatan Hari Keluarga Nasional ini bisa mengunggah peran dan fungsi masing-masing keluarga, baik ayah, ibu dan anak untuk membentuk keluarga yang harmonis.

"Saya percaya keluarga yang tangguh, akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang tangguh, dan kemudian menjadikan Indonesia sebagai negara yang tangguh," paparnya.

Fasli juga tidak lupa menyematkan pantun diakhir pidatonya. Pantunnya ini disesuaikan dengan tema Hari Keluarga Nasional ini.

"Buah manggis kecil manis rasanya. Jatuh dari pohon berbuah lebat. Melalui keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Menuju keluarga yang bermartabat," tuturnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(spt/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%