detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 28/06/2013 12:52 WIB

Kerugian Pemangkasan Kuota Haji Rp 817 M, Kemenag Minta Saudi Pilih 2 Opsi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Kuota haji Indonesia tahun 2013 dipotong Arab Saudi sebesar 20 persen lantaran ada renovasi di Masjidil Haram. Pemotongan kuota ini ditaksir pihak Kementerian Agama (Kemenag) akan menimbulkan kerugian Rp 817 miliar. Kemenag meminta Arab Saudi memilih 2 alternatif yang ditawarkan Kemenag.

"Kita telah memperhitungkan masalah potensi kerugian Rp 817 miliar. Hal ini tentu tidak bisa dihindari," kata Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, di Asrama Haji, Jl Raya Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (28/6/2013).

Untuk menghindari kerugian sebesar itu, Kemenag akan mengusahakan negosiasi dengan Kerajaan Arab Saudi. Pihak Kemenag akan mencoba menyelamatkan biaya sewa rumah untuk jamaah haji di Tanah Suci Mekkah yang sudah terlanjur dipesan. Hari ini, pihak Arab Saudi harus menyatakan keputusan dari dua opsi yang ditawarkan Indonesia.

"Yang kita bicarakan, pemilik rumah di Mekkah mendapatkan dua opsi. Pertama, menerima pembayaran 80 persen sebagai kompensasi. Atau, kedua, membatalkan penyewaan dengan mengembalikan seluruh uangnya yang telah dibayar," tutur Anggito.

Dua pilihan ini, sudah diberitahukan Kemenag ke setiap pemilik rumah maupun Gubernur Mekkah. Hari ini, imbuh Anggito, Kemenag diharapkan sudah menerima keputusan Saudi mengenai opsi yang diambil.

Saat ini, pemerintah Indonesia sudah membayar uang muka kepada pemilik 216 rumah sewa di Mekkah. Uang muka tersebut sebesar 50 persen.

Sebelumnya 20 persen kuota jamaah haji akan dipotong. Pemotongan kuota, alias penundaan pemberangkatan, didasarkan pada nomor urut calon jamaah haji. Orang yang sebelumnya pernah berangkat haji juga dikenai penundaan.

"Yang kita tunda adalah mereka yang pernah berhaji, kecuali pembimbing atau yang sedang memahromi. Sampai kapan (penundaan tersebut) kita masih belum tahu. Karena kalau kita masukkan juga akan mengganggu nomor urutannya," ujar Anggito.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(dnu/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%