Jumat, 28/06/2013 09:42 WIB

Ini Video Saat Munarman Menyiram Tamrin Tomagola di TVOne

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Insiden penyiraman sosiolog Tamrin Tomagola oleh jubir FPI Munarman terekam dalam video dan disiarkan langsung. Ini video detik-detik saat kejadian.

Dari video berdurasi 17 detik yang diupload di YouTube, Jumat (28/6/2013) itu terlihat Munarman emosi saat diskusi tengah berlangsung. Tamrin yang disiram pun tak mau meladeni aksi tersebut. Dia menyebut apa yang dilakukan Munarman sebagai tingkah preman.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB saat acara diskusi Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne membahas pelarangan sweeping tempat hiburan malam. Semula diskusi berlangsung tenang dan saling berargumen, namun Munarman terpancing emosinya saat saling sanggah dengan Tamrin.

Saat insiden itu terjadi, dua orang presenter TvOne yang memandu acara berusaha merelai. Tapi baju sang sosiolog sudah tampak basah.

Sebetulnya ada beberapa video lain yang muncul di situs jejaring sosial dan menayangkan aksi tersebut. Namun ini yang paling singkat:





Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%