detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 06:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 28/06/2013 08:44 WIB

Jubir FPI Munarman Siram Sosiolog Tamrin Tomagola Saat Diskusi di TV One

Rivki - detikNews
Munarman
Jakarta - Jubir FPI Munarman melakukan tindakan tidak terpuji saat sedang berdiskusi di sebuah program yang ditayangkan TV One. Munarman menyiram air putih sosiolog asal Universitas Indonesia Tamrin Tomagola.

Dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Jumat (28/6/2013) yang sedang membahas tentang pembatasan jam malam tempat hiburan di Jakarta, Munarman terlihat mengenakan kemeja batik putih lengan pendek. Sedangkan Thamrin mengenakan batik cokelat lengan pendek.

Tentunya peristiwa ini membuat dunia maya gempar. Sejumlah pengguna Twitter bahkan tokoh masyarakat pun mengecam bahkan menyindir sikap Munarman yang tidak terpuji ini.

Salah satu user Twitter, ‏@chris_aan mengecam tindakan Munarman ini.

"Munarman Fpi nyiram air ke narasumber lain,di acara live show..pekok banget! Wong gendeng.. Ra waras!" ujar Tweet ‏@chris_aan.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rvk/iqb)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%