detikcom
Kamis, 27/06/2013 19:21 WIB

Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Penuh Luka di Cipulir

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Seorang perempuan tanpa identitas ditemukan tewas di kamar mandi lantai 4 ruang meeting Hotel Sentra Boutique Jalan Ciledug Raya No 17, Cipulir, Kebayoran Lama, Kamis siang. Ketika ditemukan, mayat yang berusia 35 tahun tersebut terlihat penuh luka di bagian wajah.

"Mayat wanita ini ditemukan oleh petugas hotel pada pukul 11.00 WIB. Ketika ditemukan, mayat dalam posisi tertelungkup, dan ada luka di bagian wajah," ujar Kasubag Humas, Kompol Aswin kepada detikcom, Kamis (27/6/2013).

Ketika ditemukan oleh petugas hotel, mayat wanita berkulit putih tersebut terlihat sudah membengkak. Selain itu, wanita tersebut memakai baju berwarna pink.

"Petugas yang melihat pertama kali mengatakan bahwa mayat sudah biru, membengkak dan dari hidungnya keluar darah. Dan kemungkinan sudah meninggal selama lebih dari 24 jam," jelasnya.

Pengelola hotel langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kebayoran Lama. Setelah dilakukan pemeriksaan, mayat wanita tanpa identitas ini langsung dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum.

"Saat ini petugas sudah mengamankan korban. Untuk mengetahui kematian korban secara medis saat ini sudah dibawa ke RS Fatmawati," kata Aswin.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rni/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%