Kamis, 27/06/2013 14:03 WIB

Latihan Bareng TNI AU di Riau, Tentara Thailand 'Nikmati' Kabut Asap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Dok detikcom
Pekanbaru - Tentara udara Thailand dan TNI AU melakukan latihan perang di tengah kabut asap di Pangkalan TNI AU Pekanbaru. Tentara tetangga itu malah menikmati kabut asap.

"Ini pengalaman tersendiri yang tidak bisa terlupakan. Baru kali ini menggunakan pesawat tempur di tengah kabut asap. Ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan sepanjang pernah latihan di Indonesia," kata Direktur Latihan Angkatan Udara Thailand Kol Napadej Dhupatemiya kepada wartawan, Kamis (27/6/2013).

Menurut Napadej, kendati latihan bersama TNI AU Pekanbaru diselimuti kabut asap, hal itu tidak terlalu mengganggu. "Asap memang mengganggu latihan. Namun kondisi asap ini justru menambah pengalaman buat kami bagaimana kondisi jika bertempur udara dalam kondisi kabut asap," kata Napadej.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Roesmin Nurjadi Pekanbaru, Mayor Filfadri kepada detikcom mengatakan latihan udara dengan sandi Elang Thainisia ini merupakan kegiatan tahunan. Latihan bersama ini berlangsung sejak 24 Juni dan akan berakhir 5 Juli. Latihan terbang baru digelar 2 hari ini.

"Dalam latihan ini direncanakan 46 kali latihan dengan pesawat tempur. Namun karena kondisi kabut asap, nantinya akan menyesuaikan kondisi yang ada," kata Filfadri.

Tim Thailand menggunakan pesawat tempur jenis Alfajet 4 unit dengan 99 personel. Sedangkan TNI AU menggunakan Hawk 100/200 dengan melibatkan Skadron 12 TNI AU.

Ada tiga kategori latihannya. Pertama latihan pertempuran udara dengan pesawat berbeda. Selanjutnya latihan penembakan sasaran darat, serta terakhir latihan bantuan tembakan udara.

"Penutupannya nanti akan dihadiri KASAU kedua negara di Pekanbaru," kata Filfadri.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(cha/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%