Kamis, 27/06/2013 13:08 WIB

Korban Kecelakaan di Lamongan Bertambah, 4 Orang Tewas

Eko Sudjarwo - detikNews
Foto : Eko Sudjarwo
Lamongan - Korban kecelakaan Suzuki carry yang menabrak truk trailer parkir bertambah. Satu korban kritis yang dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan meninggal dunia.

Dengan bertambahnya korban ini, korban kecelakaan tersebut menjadi 4 orang. Semua korban diduga adalah satu keluarga.

Polisi yang berada di lokasi kejadian, Aiptu Warito, kepada wartawan mengatakan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan dan saat ini pihaknya hanya mengantongi satu identitas saja yaitu sopir atas nama Awal Bakhtiar, warga Perum PKBR D5 Pengantigan RT 3 RW 3 Kec Kota Banyuwangi.

Selain identitas sopir, polisi belum mengantongi identitas ke tiga korban yang lainnya. Hanya saja, petugas sudah membawa sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. "Kami masih meminta keterangan sejumlah saksi," kata Warito kepada wartawan, Kamis (27/6/2013).

Semua jenazah korban akibat kecelakaan maut tersebut berada di Kamar Mayat RS Muhammadiyah Lamongan. Petugas kepolisian pun hingga kini masih menelusuri identitas para korban tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebuah Suzuki Carry menabrak truk trailer yang sedang parkir. Akibat kejadian ini, 3 orang tewas terjepit dan 1 orang masih kritis.

Kecelakaan maut ini terjadi di jalur poros Surabaya Lamongan, tepatnya di Desa Paji, Kecamatan Pucuk. Kondisi carry bernopol P 1752 D ini ringsek. Saat itu, truk yang dikemudikan Imam, warga Malang bermuatan suku cadang kendaraan bermotor itu sedang istirahat untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%