Detik.com News
Detik.com
Kamis, 27/06/2013 12:19 WIB

Arab Saudi Selesaikan Perluasan Wilayah Masjidil Haram di Tahun 2016

Dhani Irawan - detikNews
 Arab Saudi Selesaikan Perluasan Wilayah Masjidil Haram di Tahun 2016
Jakarta - Pemerintah Arab Saudi melakukan pengurangan kuota jamaah haji sebesar 20 persen untuk setiap negara. Pengurangan itu terkait perluasan kawasan masjidil Haram yang akan selesai pada tahun 2016.

"Proyek ini berlangsung selama 3 tahun. Nantinya hasil perluasan ini termasuk kawasan tawaf akan bisa menampung sebanyak 105 ribu haji per jam," kata duta besar Arab Saudi, Mustafa bin Ibrahim al Mubarak di rumah kedutaan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2013).

Pengurangan kuota itu dimaksudkan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi macet pada musim haji. Mustafa menjelaskan pemerintahannya juga membatasi kuota haji dalam negeri hingga 50 persen.

"Sementara jamaah haji dikurangi 20 persen. Pengurangan bersifat preventif karena sedang ada pengerjaan proyek," ucapnya.

Sebelum pengerjaan mega proyek ini, biasanya kawasan itu bisa menampung sekitar 48 ribu jamaah haji per jam. "Sementara dengan adanya proyek ini 22 ribu per jam," kata Mustafa.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fiq/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%